Youtube Creators

Banyak para youtubers yang sekarang mengeluhkan peraturan baru yang dikeluarkan pihak youtube akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, pemilik channel youtube diharuskan memiliki lifetime view sebanyak 10ribu agar bisa dimonetise. Bagi sebagian orang itu sangat berat bahkan mengecam peraturan baru itu. Namun justru saya pribadi sangat mendukung peraturan baru ini, karena saya merasakan bagaimana rasanya video saya di comot oleh plagiator. Padahal saya sudah susah payah membuat video dengan mulai memikirkan konsep, investasi kamera dan properti untuk syuting, mengedit video disela-sela waktu luang saya setelah capek bekerja, eh setelah diupload malah ada reuploader yang dengan seenaknya nyomot video saya tanpa ijin.

Plagiator… ya benar plagiator yang dengan sengaja mengambil video orang tanpa ijin, memodifikasi dan mengupload kembali dengan harapan mendapatkan penghasilan dari youtube. Coba pikir apakah dengan cara seperti itu hasil yang didapat itu halal?. Jika ada undang-undang tentang hak cipta, itu artinya hasil karya atau hak cipta tidak boleh secara sembaragan digunakan untuk tujuan apapun tanpa ijin, kecuali pemilik hak cipta mengijinkan hasil karyanya digunakan ulang. Jika kita tetap melanggar undang-undang tentang hak cipta, ini sama saja dengan pencurian, dan mungkin kita akan tanya tentang pertanggungjawaban atas pencurian itu.

Plagiator akan sangat kelabakan dengan peraturan-peraturan yang melindungi para kreator video. Karena meraka tidak bisa dengan leluasa nyomot video lain untuk di upload ulang. Inilah salah satu ciri plagiator sejati. Selain itu dia akan mencoba mencari jalan lain agar aman dan tidak ketahuan oleh youtube bahwa videonya hasil mencuri. Yang dipikirkan bukan bagaimana cara membuat karya video yang berkualitas, tapi sibuk mencari video bagus, surfing video, lalu didownload untuk diedit ulang untuk diupload dengan berbagai trik dan cara berikut:

  1. Download video dari youtube atau sumber video selain youtube
  2. Mulai dari mereset meta data
  3. Menambahkan musik latar/backsound
  4. Mengubah frekuensi suara
  5. Menambah frame gambar
  6. Zooming gambar hingga watermark tidak kelihatan
  7. Menutupi watermark dengan tulisan atau gambar
  8. Menggabungkan dengan video-video lain
  9. dll

Kalo anda melakukan semua itu maka anda layak disebut plagiator. Semua itu dilakukan hanya karena ingin mendapatkan penghasilan dari youtube secara cepat dan instant tanpa perlu repot-repot bikin video sendiri. Biasanya orang seperti ini akan banyak mengeluh, misalnya sudah upload ratusan video tapi kok viewnya masih dikit? atau viewnya udah seribu kok dolarnya belom nambah?. Kemudian membuat thread di forum tanya tentang “kenapa ya video saya viewnya segini kok belum pecah telor?”. Hayo yang merasa kesindir jangan marah, tapi intospeksi diri.

Seorang youtube creator tidak akan terpengaruh dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh pihak youtube. Karena peraturan yang dikeluarkan youtube semata-mata untuk melindungi youtube kreator yang benar-benar membuat videonya sendiri, original dan tidak melanggar hak cipta. Bahkan hak cipta para kreator dilindungi.

Selain itu kreator sejati tidak akan mengeluh, karena orientasinya adalah membuat karya yang bagus bahkan bermanfaat bagi pemirsa. Meskipun itu hanya untuk menghibur. Dan channel youtube yang bagus itu akan bertahan lama, sehingga bisa memberikan penghasilan rutin tanpa harus khawatir kena banned.

Oke jika kita tidak mau dibilang plagiator, setidaknya bikinlah video anda sendiri meskipun itu hanya menggunakan kamera hp. Kamera hp pun sekarang hasilnya cukup bagus dan asah terus kreatifitas, jangan hanya menjadi plagiator. Ingat setiap penghasilan yang anda hasilkan dari keburukan akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat.

Be Smart Creators…!!!